Ada banyak cara untuk melakukan install Windows di MacBook. Kamu bisa menggunakan Virtual Machine, Windows To Go, dan melalui Boot Camp.
Tentu cara-cara tersebut memiliki kelebihan beserta kekurangannya masing-masing. Namun kali ini Raja Lisensi hanya menggunakan cara melalui Boot Camp Assistant.
Kenapa menggunakan Boot Camp Assistant? Karena saya rasa cara ini merupakan yang paling mudah dan tentunya performa Windows di Mac tetap optimal.
Lalu bagaimana cara install Windows di MacBook? Simak penjelasannya berikut ini.
Cara Mudah Install Windows di MacBook
Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mendownload file ISO Windows 10 melalui situs resmi Microsoft guys.
Kalau di Mac, sudah pasti kamu menggunakan browser Safari ya. Oleh sebab itu kamu tidak perlu memasang ekstensi User-Agent Switcher seperti pada PC biasa.
Oh iya, pada saat download Windows pun kamu harus pilih yang versi 64-bit ya, jangan yang versi 32-bit.

Sambil menunggu proses download file Windows 10, kamu bisa mengecek storage MacBook. Pastikan masih ada 55GB space kosong.

Jika kurang, ada baiknya untuk menghapus seluruh file-file sampah yang tersimpan di MacBook kamu. Selanjutnya jika file Windows 10 sudah di download, selanjutnya kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini.
- Lepas seluruh perangkat dan aksesoris yang terhubung ke MacBook kamu (Seperti Harddisk Eksternal, SD Card, atau lain sebagainya). Lalu hubungkan MacBook ke charger.
- Jika sudah, buka “Boot Camp Assistant“. Setelah terbuka, pilih saja “Continue“. Kemudian kamu pilih file ISO Windows 10 yang tadi sudah di download.

- Selanjutnya kamu perlu mengatur besar partisi untuk Windows dengan menggeser-geser batas partisi.

- Secara otomatis Bootcamp akan langsung mendownload berbagai driver Windows untuk Mac, mempersiapkan partisi, dan juga file instalasi Windows.

- Setelah selesai, MacBook akan langsung restart secara otomatis. Lalu kamu akan masuk ke Windows Installer. Disini kamu tinggal ikuti saja langkah-langkah menginstall Windows seperti biasa (Seperti memasukkan lokasi, license key, dan lainnya).

- Nah, ada satu hal yang harus kamu perhatikan ketika menginstall Windows di MacBook menggunakan Boot Camp. Pada saat pemilihan partisi, kamu pilih partisi yang berlabel “BOOTCAMP“. “Format” partisi tersebut, lalu “OK” kemudian klik “Next“. Ingat! Jangan format partisi lain selain yang berlabel “BOOTCAMP“.

- Jika sudah, kamu tinggal ikuti saja proses instalasi selanjutnya.
- Pada saat masuk ke Windows, kamu akan disuguhi “Windows Instalasi Driver“, install saja agar Windows dapat berjalan optimal.

- Lalu MacBook akan restart sendiri secara otomatis sekali lagi.
- Maka kamu sudah berhasil menginstall Windows di MacBook.

Lalu bagaimana jika ingin kembali ke MacOS? Gampang banget kok guys, pada saat menyalakan MacBook atau restart MacBook, kamu tinggak tekan saja tombol “Option” hingga muncul pilihan OS.
Kalau kamu masih bingung dengan penjelasan di atas, mungkin kamu bisa simak video berikut untuk lebih jelasnya:
Sumber: WinPoin
Baca Artikel Lainnya: